Kamis, 21 Mei 2015

Festival Jajanan Bango 2015 di Yogyakarta, Mengenal Aneka Masakan Nusantara, Mencintai Kuliner Indonesia, Melestarikan Warisan Kuliner Indonesa



Belum lepas rasa lelah, hari minggu kemarin (17 Mei 2015) berkeliling di Stadion Mandala Krida yang berada di jalan Kemuning Yogyakarta, Umbulharjo, dimana festival khas kuliner Festival Jajanan Bango 2015 diadakan. FJB 2015 adalah festival jajanan kuliner Nusantara yang diadakan Kecap Bango setiap tahunnya. Pada tahun ini rencananya akan diadakan di 3 kota besar di Indonesia dan ini adalah pertama kalinya Yogyakarta terpilih menjadi salah satu kota yang dipilih dan selanjutnya diikuti kota Surabaya lalu Jakarta. Dibuka sejak pukul 08.00 sampai pukul 22.00 WIB. Acara yang dihadiri oleh blogger, komunitas kuliner, masyarakat sekitar dan wisatawan, dan disponsori oleh Kecap Bango menghadirkan 51 booth kuliner Nusantara dengan beragam makanan yang sungguh menggoda lidah, ribuan orang seperti berlomba dan bersemangat untuk memanjakan lidahnya dengan menyantap hidangan lokal khas dari barat sampai ke timur nusantara. 

Acara Festival Jajanan Bango 2015 ini dibuka oleh Mba Nuning Wahyuningsih,  Senior Brand Manager Bango PT. Unilever Indonesia, Tbk dengan memukul kentongan bango 


Gerbang masuk Festival Jajanan Bango 2015 

Ramainya antusias pengunjung 

Mba Nuning memukul kentongan tanda pembukaan acara
FJB 2015 menghadirkan 10 jagoan kuliner lokal yang dipilih oleh Warisan Kuliner. Diantara puluhan kuliner, ada tiga legenda kuliner yang telah mengharumkan nama Indonesia di ajang World Street Food Congress 2015 di Singapura yaitu: Gudeg Yu Nap, Kupat Tahu Gempal dan Ayam Taliwang Bersaudara. 



Kupat Tahu Gembol

Ayam Taliwang 

Gudeg Yu Nap 

Selain menikmati hidangan nusantara yang lezat, acara ini tentunya akan memberikan pengetahuan dan inspirasi untuk memupuk kecintaan terhadap kuliner Nusantara. Seperti penjelasan dari CEO dan Founder Kelanarasa Mas Arie Parikesit bersama pengusaha Kuliner Jeffri Sie, dan admin Hunger Rangeryang adalah salah satu penggiat media sosial kuliner tradisional di Jogja yang sering mengadakan tur kuliner makanan unik di Jogja. Pada kumpul food blogger di area media FJB 2015 ini, Mas Arie Parikesit berbagi info kalau jumlah resep Nusantara itu sebenarnya ada 6000 lebih. 

Wah.. sungguh takjub sekaligus membingungkan, 10 saja belum tentu bisa menghapal, apalagi ini sampai 6000 lebih ya.. Dijelaskan juga beberapa bumbu khas atau eksotik dari beberapa kota di Nusantara yang banyak yang belum diketahui, dari Pontianak ada batang Lotus, di pulau Halmahera Maluku Utara ada buah sirsak, colo-colo, pisang mulut bebek, kenari. sedangkan dari pulau Jawa ada Gayam, dan kota lain sebagainya. 


Area Media tempat para awak media, food blogger dan komunitas food kuliner berkumpul dalam partisipasi mensosialisasikan warisan kuliner 


Arie Parikesit

Jeffry Sie, pemilik warung makan Gudeg Yu Nap yang awalnya membangun usaha Gudeg bersama Mbakyu Zaenab di Bandung pada tahun 2006 hingga sekarang, berkisah tentang pengalamannya di helatan WSFC 2015 lalu. Bahwa sambutan dari pengunjung di WSFC sangat luar biasa, dengan dibuktikannya antrian panjang yang tidak pernah berhenti. Luar biasa ya.. ternyata tidak hanya orang Indonesia saja yang suka Gudeg, orang luar negeri pun menyukai. 

Ketiga legenda kuliner Indonesia termasuk salah satunya Gudeg Yu Nap mendapatkan sambutan yang luar biasa, karena itu ketiga legenda kuliner Indonesia diikutsertakan dalam FJB 2015 ini, begitu penjelasan dari mba Nuning Wahyuningsih, dan  juga berjanji bahwa Bango akan berkomitmen menjalankan misi sosial melestarikan warisan kuliner Nusantara, dengan salah satunya mengadakan festival kuliner akbar tahunan Festival Jajanan Bango (FJB). 


Nuning Wahyuningsih, Jeffri, dan Admin HR

Tidak sia-sia persiapan dari rumah berangkat dari pagi agar bisa mengikuti acara dari awal sampai selesai. Ternyata memang seperti yang dibayangkan, semeriah iklannya dan memang benar-benar acara kuliner yang spektakuler. Kemeriahan acara terlihat dengan pembukaan oleh semua perwakilan penyelenggara acara, diselingi dengan tari-tarian Nusantara, hiburan musik daerah dan dimeriahkan juga dengan konser live music. Dan acara ditutup dengan penampilan Jogja Hiphop Foundation yang dilanjutkan dengan pesta kembang api. Dan juga menghadirkan artis Cristian Subiono sebagai Duta Kuliner festival bango kali ini .


Musik Hiburan Tradsional
Tarian Daerah dari Indonesia Bagian Tengah

Christian Sugiono, Duta Kuliner FJB 
  
Yang menjadi perwakilan di FJB 2015 tersebut ada 56 booth kuliner yang dibagi menjadi Legenda kuliner, 3 wilayah Nusantara bagian Barat, Tengah, dan Timur. 

Legenda Kuliner 
Ada 10 Legenda Kuliner dari resep asli Nusantara, yaitu :
1. Mie Aceh Sabang
2. Mie Koclok Mas Adi Cirebon
3. Lontong Balap Pak Gendut Surabaya
4. Tengkleng Klewer Bu Edi Solo
5. Sate Klatak Mak Adi Yogyakarta
6. Nasi Pindang Pak Ndut
7. Tahu Tek Telor Cak Kahar Surabaya
8. Sate Jamur Tiram Cak Oney Yogyakarta
9. Oseng Oseng Mercon Bu Narti
10. Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih

Kuliner dari Nusantara bagian Barat, yaitu :
1. Bungong Jeumpa
2. Lontong Sayur Uda Uni
3. Sate Padang Uda Maman
4. Pempek Ny. Kamto
5. Pempek Tekwan Mang Ilir
6. Pempek Faras
7. Raja Sabi Lontong Sayur Khas Aceh
8. RM, Minang Surya Khas Aceh Pidie 
9. Yamie Panda
10. Ayam Tangkap

Kuliner dari Nusantara bagian Tengah , yaitu : 

1.Soto Tulung Tugu2. Bakso Paru Kumpeno

3. Tahu Teloepat Magelang
4. Bakmi Jowo Pak Rebo
5. Ketoprak Jakarta
6. Tahu Gimbal Telor si Mbok
7. Ayam Pedas Artomoro
8. Wm. Kaganangan
9. Sate Klatak Pak Pong
10. Warung Special Sambal
11. Nasi Krawu Gresik Bu Tiban
12. Pecel Pincuk Ibu Ida
13. Lontong Balap Pak Gendut
14. Soto Jakarta
15. Bebek Keleyo
16. Nasi Goreng Betawi Lalan Bakti
17. Mie Ayam Mapan
18. Bebek Kayu Mapan
19. Pionir Soto Kudus Kauman
20. Gudeg Yu Nap
21. Kupat Tahu Gembol

Kuliner dari Nusantara bagian Timur , yaitu : 

1. Coto Makassar Lakapila
2. Ayam Bakar Taliwang Bersaudara
3. Warung Makan Bu Ning Rasa Sayange
4. Naskuter (Nasi Kuning Ternate)
5. Ayam Betutu
6. Nasi Campur Bali
7. Dapur Sip "Iwak Pari"
8. Nasi Jinggo Mas Putro
9. Kedai Kita Cafe Resto Sop Konro
10. Ayam Rica Rica Fadhil

Gerai Makanan dan Minuman Penutup :
Coconut Eskrim
Minke Experience
Es Dawet Ijo
Alpukat Keruk
Dapur Mpok Duren

Gorengan dan Camilan Pendukung:
Siomay Kang Cepot
Lumpia Rebung
Getuk Goreng Harum Manis

Untuk minum panitia FJB menyediakan air minum gratis bagi pengunjung dengan Drinking Station Pure It


Dan yang tak kalah menarik, FJB 2015 ini tetap menampilkan kuliner khasnya :
Angkringan Wongso dan,
Angkringan Kobar

Ciri khas dari kota jogja dicintai oleh kantong mahasiswa, FJB memang benar-benar menghargai kuliner Nusantara 






Begitu banyaknya kuliner yang disediakan, tidak mengurangi antusias pengunjung untuk berdesak-desakan antri ambil bagian untuk mencicipi semua kuliner yang dihidangkan dengan harga yang bervariasi mulai dari 10 ribu sampai 20 ribu rupiah. Dan sayapun harus meringis manis karena tidak mampu menyingkirkan desakan pengunjung lain yang lebih besar badannya dari saya. Tapi tidak kehilangan akal, saya manfaatkan waktu untuk mengambil moment meriah tersebut. Karena ingin bersosialisasi bagaimana kita sebagai pecinta kuliner dan pengguna sosial media dapat ikut berperan aktif dalam melestarikan kuliner Indonesia, dan mempromosikan warisan kuliner nusantara. dengan mengupload foto kuliner ke sosial media baik twitter dan facebook dengan hastag #KulinerIndonesiaku. #FJB2015 dan #WarisanKuliner.Dan hasilnya ternyata tidak sia-sia, saya menjadi salah satu pemenang yang dipilih dalam kontes foto twitter #Kuliner Indonesiaku. Alhamdulillah, inilah sabar yang berbuah manis. Terima kasih buat Kuliner Indonesiaku dan Warisan Kuliner juga Kelanarasa.

Selain mengintip booth makanan, mari kita intip juga apa saja fasilitas yang ada di FJB 2015 ini, ternyata tersedia banyak ruangan yang penting yang memberi kenyamanan bagi pengunjung seperti ruang kesehatan, ruang menyusui, musholla, tempat bermain anak, tempat berfoto dan juga kamar kecil dan mencuci tangan.



Ruang Kesehatan 

Musholla

Ruang Menyusui

Dan yang terpenting dan memang hal yang sangat penting, FJB 2015 juga menyediakan Kotak P3K sebagai persiapan menjaga kecelakaan yang bisa terjadi. Luar biasa...  


Kotak P3K 
Dan tak lupa juga diingatkan untuk mencuci tangan sebelum makan 



Hal yang sangat digemari oleh anak muda adalah bercengkerama, atau istilah kerennya numpang bahasa sunda ngabuburit, makin membuat pengunjung dari kalangan anak-anak muda merasa betah. "Layar Tancap Bango" Rasanya seperti kembali kenangan ke masa kanak "jaman" dulu (semoga FJB ikut pula melestarikan) 

Layar Tancap Bango 


Tiada acara tanpa selfie, ini spot yang disediakan panitia FJB untuk mengambil foto bagi para pengunjung 

Spot Selfie yang Artistik

Sungguh acara yang sangat menyenangkan, senang kenyang pulang menang. Semoga bisa bertemu di FJB berikutnya dan semoga FJB merambah ke kota-kota besar lainnya, sehingga semua masyarakat Indonesia semuanya tahu dan mengerti kuliner Nusantara kekayaan Indonesia dari warisan Nenek Moyang serta ikut merasakan kegembiraan seperti yang sudah kami rasakan. Ayo FJB selalu semangat memberikan kontribusi bagi pengenalan dan melestarikan warisan kuliner Nusantara

Oleh : Neni Subadi, Twitter: Anne Scorpio @daraaneh, IIDN Yogya
Sumber informasi:

Selasa, 05 Mei 2015

Sweet Tooth Treat Tooth dengan Femina dan Systema Nano



Hari sabtu tanggal 2 Mei 2015 bertepatan dengan hari pendidikan nasional, acara ini digelar atas kerja sama Femina & Friends dan Systema Nano, di Hotel Tentrem Balroom Tentrem 1 yang berada di Jl. A.M. Sangaji No. 72 A Yogyakarta. Dibuka oleh perwakilan dari Femina dan Systema Nano. Dengan tema acara "Sweet food treat tooth, makan manis tanpa lubang". 


Acara yang dikemas cantik dengan host dari femina Mas Andri 



Orang Indonesia memang senang sekali makanan manis. Lalu bagaimana caranya "Supaya tetap sehat?” Pertanyaan Pemimpin Redaksi dan Komunitas femina, Petty S. Fatimah, pagi itu rupanya sama dengan yang ada di benak para peserta acara Sweet Tooth Treat Tooth. Godaan gula memang masalah klasik. Saat sedih, inginnya makan cokelat. Saat senang, merayakannya pun dengan makan kue. Sementara, gula sering kali menjadi kambing hitam dari berbagai masalah kesehatan. Sebutlah, berat badan naik, sakit gigi, sampai yang paling gawat, yaitu obesitas dan diabetes.


Menurut Andrew dari Systema Nano, mindset orang tentang manfaat dan dampak gula terhadap tubuh perlu diperbaiki. Karena pada kenyataannya tubuh kita memang membutuhkan gula dalam dosis tertentu. Jadi, menghindari gula sepenuhnya juga sebetulnya tidak membawa dampak yang baik. Jadi, jangan sampai kita tidak bahagia hanya karena menghindari makan sesuatu,” ujarnya.


     
Hal yang sama juga diamini drg. Melissa Adiatman Phd‎Pengajar and Peneliti di Department of Dental Public Health and Preventive Dentistry, dari Universitas Indonesia. Apa pun yang kita makan dalam prosesnya akan melewati gigi dan diubah menjadi gula. Karena itu, sehari-hari kita memerlukan perawatan gigi dan mulut yang tepat. Salah satunya adalah dengan menggunakan sikat gigi berbulu lembut dan pasta gigi yang   bisa menutup lubang-lubang gigi kecil yang tak tampak mata. 


Makanan Manis 
    
Makanan Manis


BAGAIMANA PERAWATAN GIGI DENGAN SYSTEMA NANO


PASTA GIGI SYSTEMA NANO

Pasta gigi ini mengandung zat aktif yang inovatif berupa:
  • -   Nano Calcium: mencegah dan membantu memperbaiki gigi berlubang (karies dini). Banyak pasta gigi yang sudah menambahkan kalsium aktif, namun baru Systema Nano yang memakai teknologi Nano Calcium, yang bisa menutup lubang mikro di gigi lebih efektif daripada pasta gigi kalsium biasa; proses ini merupakan REMINERALISASI gigi. 
Nano Calcium & Fluoride menguatkan gigi dengan REMINERALISASI

  • -  Erythritol: membantu mengurangi plak di gigi secara efektif lebih cepat dibandingkan pasta gigi biasa.  Ini cocok sekali buat gigiku yang mudah sekali terbentuk karang gigi dari plak yang kurang bisa dibersihkan sempurna dengan pasta gigi biasa yang mengandalkan silika atau zinc citrate sebagai bahan abrasif ringan untuk menghilangkan plak.
  • -  Micro Foam: busa-busa berukuran mikro mempercepat penyebaran Nano Calcium dan Erythritol hingga ke sela-sela gigi, untuk mulut bersih, tetap sehat dan terlindungi secara menyeluruh dari gigi berlubang.
Habis mencoba pertama kali sikatan, rasanya pastanya lembut sekali, rasa mint-nya pas, tidak kurang, tidak terlalu pedas, busanya cepat menyebar di rongga mulutku.   Rasa kesat bersih terasa pasca menyikat gigi, dan gigiku tidak linu lagi, walau tidak memakai formula khusus gigi sensitif yang memakai formula hidroksiapatite atau Kalium nitrat/Strontium pada pasta gigi lain. Wah, langsung deh saya jatuh hati pada pilihan saya ke Systema Nano ini.  Busa pasta lembut dan manfaat erythritolnya terasa nyaman di mulut. 



SYSTEMA MOUTHWASH

Systema mouthwash dengan kandungan aktif:
  • IPMP (O-Cymen-5-OL) mampu membunuh bakteri dengan menembus lapisan biofilm terdalam dan melindungi gusi dan gigi, mencegah penumpukan plak pada gigi serta melawan dan mencegah bau napas tidak sedap terutama akibat fermentasi bakteri berlebihan. Teknologi antiseptik yang dipakai Systema Mouthwash adalah memakai IPMP, tentunya lebih canggih daripada Triclosan.

  • Sodium Fluoride akan memperkuat gigi. 

  • GK2 berfungsi melindungi gigi dan gusi dari penyakit periodontal serta mencegah radang pada gusi. Dengan teknologi terbaru, systema mouthwash tidak memberikan efek rasa pedih saat digunakan namun memberikan efek maksimal dan rasa segar bagi perlindungan mulut kita.
Mouthwash systema mengandung XILITOL, bahan ini sudah lama diteliti ahli dan sangat berguna untuk membuat sisa karbohidrat di mulut tidak difermentasi bakteri Streptoccus mutans sehingga gigi lebih awet, terlindung dari asam hasil fermentasi bakteri di mulut. Bahkan dari penelitian terbukti menghambat pertumbuhan jamur Candida di rongga mulut. 

Kombinasi tepat dengan Sodium Fluoride, IPMP dan GK2 membuat mouthwash ini adalah yang terbaik yang pernah ada, gigi rasa kesat bersih tanpa rasa ngilu. 


SIKAT GIGI SYSTEMA

Berbeda dengan sikat gigi biasa, sikat gigi Systema punya teknologi Tapered Bristle yang memiliki bulu sikat 0,02 mmyang mampu melakukan pembersihan secara menyeluruh karena mampu menjangkau ke sela tersempit gigi dan gusi, efektif membersihkan plak untuk mencegah akumulasi bakteri sehingga terhindar dari penyakit gusi. 
Bulu sikat micro-cleannya yang sangat lembut sehingga tidak melukai gusi, memiliki daya bersih superior sepanjang garis gusi. Kepala sikatnya meruncing, dan lebarnya pas, sehingga bisa dipakai buat anak-anak sekolah dan dewasa. Kombinasi bulu sikat tapered bristle yang lembut dan sangat tipis, gagang antislip dan leher sikat panjang dan ramping membuat sikat gigi terbaik dari yang lain.

Keunggulan Sikat Gigi Systema

SOLUSI PASTI untuk gigi, gusi, dan rongga mulut sehat: YA SYSTEMA NANO


Sudah mengerti caranya bersahabat dengan yang manis, para peserta pun diajak mencicipi kue legit hasil olahan Chef Ken, yang adalah pemenang Master Chef Indonesia Season 2 yang sekarang berprofesi sebagai Master Chef Indonesia's Contestant, Food and Beverage Consultant yang bernama lengkap Ken Kurniawan SutantoKali ini, Chef Ken mendemokan dua resep dessert, yaitu Cookies and Cream Cheese Cake dan Green Tea Churros. Pembuatannya mudah, menikmatinya pun tanpa rasa bersalah! Demo Chef Ken sangat menarik dan membuat peserta penasaran dengan bermacam pertanyaan cara pembuatan.








Acara juga dibanjiri dengan banyak hadiah. Dengan diselingi memberi kesempatan bertanya dari peserta seputar demo resep ataupun pertanyaan seputar gigi. menghias cake samapi undian door prize. Acara yang berlangsung kurang lebih 3 jam mulai jam 09.00 - 12.00. Benar-benar acara yang sangat menarik dan tidak membikin bosan dan yang pasti sudah tahu cara merawat gigi yang baik dan benar. Peserta merasa benar-benar dimanja. Sesuai dengan motto Femina "Suara Anda Berharga". 


Sarapan Pagi Sebelum Acara

Pemenang Best Foto Tweet Femina

Pemenang Menghias Cake
  
Pemenang Door Prize

Sesi Foto Semua Peserta

Aneka Hadiah dari Femina dan Systema Nano







Terima kasih Femina... terima kasih Systema Nano... 
Hmm.. Kapan lagi ya kalian mengadakan acara seperti ini lagi... 


Sumber dokumentasi : Hunaini Subadi (Pribadi, IIDN Yogya), Ety Hastari Soeharto (IIDN Yogya), Vanny Mediana (IIDN Yogya), Anggota IIDN lainnya